Google+ Badge

Selasa, 24 Februari 2015

Habib Idrus Bin Muhammad Alaydrus

Pernah seorang sahabat dahulu yaitu Abu Dzar atau Abu Hurairah kata beliau berangkat ke pasar mendapatkan orang-orang banyak berkumpul di pasar sedangkan di masjid sepi, maka beliau berteriak memanggil dan menyerukan kepada orang-orang yang di pasar:

“Kenapa kalian bertumpuk di sini sedangkan warisannya Nabi besar Muhammad saw sedang dibagi-bagi di masjid”.

Mendengar kata warisan para orang-orang sahabat yang berkumpul di pasar mereka bubar dan berbondong-bondong datang ke dalam masjid. Ketika sampai di masjid apa yang mereka jumpai? Ada sekelompok orang yang sedang membaca Al Quran, ada sebagian lain sedang berdzikir, maka lalu sahabat-sahabat yang datang dari pasar tadi mendatangi Abu Dzar atau Abu Hurairah tadi dan mengatakan:

“Kenapa kamu bilang ada warisan, mana..kami tidak menjumpai sedikitpun warisan yang dibagi di masjid”.

Ditanya “Kamu menjumpai apa di masjid”.

“Saya menjumpai orang duduk berdzikir, orang duduk mengaji”.

Maka dikatakan oleh beliau:

“Itulah warisanya Baginda Rasulullah saw”.

“Sesungguhnya para Nabi itu tidak mewarisi uang dinar atau dirham tetapi mereka adalah mewariskan ilmu”.
 

Dan termasuk majelis kita seperti ini adalah warisan daripada Nabi besar Muhammad saw. Karena itu bersyukur sekali lagi kalian yang telah mampu untuk hadir meninggalkan pekerjaan kalian, mungkin yang punya toko kata beliau meninggalkan tokonya untuk hadir di tempat seperti ini, ini taufik pertolongan dari Allah swt.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar